Kak Zul Sebut, Pramuka ‘Berbagi’ Panmas Adalah Aktualisasikan Tri Satya dan Dasa Darma melalui Aksi Sosial

Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Pancoran Mas menggelar ‘Pramuka Berbagi’ sebagai aktualisasi nilai Tri Satya dan Dasa Darma melalui kegiatan kepedulian sosial berbasis kewilayahan.

Kak Zul selaku inisiator mengatakan, kegiatan tersebut menyasar 30 anak yatim dari enam kelurahan di Kecamatan Pancoran Mas.

“Kami memberikan santunan kepada 30 anak yatim dari enam kelurahan. Selain itu, disiapkan 30 paket alat tulis sekolah dan 30 paket bingkisan makanan”, ucap Kak Zul, Rabu 19/8/2026.

Menurutnya, bantuan tersebut diarahkan untuk memenuhi sebagian kebutuhan pendidikan dan konsumsi penerima manfaat.

“Paket alat tulis sekolah ditujukan untuk mendukung kebutuhan pendidikan, sedangkan bingkisan makanan merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan mereka”, jelasnya.

Kak Zul menegaskan, bahwa kegiatan tersebut tidak semata bersifat karitatif, tetapi merupakan implementasi nilai dasar kepramukaan.

“Tri Satya dan Dasa Darma harus diterjemahkan dalam tindakan konkret. Pramuka harus hadir melalui kepedulian dan pengabdian yang dapat dirasakan masyarakat”, tegasnya.

Ia menilai, bahwa keterlibatan enam Kelurahan memberikan dimensi kewilayahan sekaligus memperluas jangkauan manfaat kegiatan.

“Kami ingin kegiatan ini memiliki sasaran yang jelas dan menjangkau masyarakat secara proporsional di wilayah Pancoran Mas”, tuturnya.

Menurut Kak Zul, kegiatan sosial juga memiliki fungsi edukatif dalam pembentukan karakter anggota Pramuka.

“Melalui kegiatan berbagi, anggota belajar membangun empati, solidaritas, dan tanggung jawab sosial”, ungkapnya.

Ia berharap ‘Pramuka Berbagi’ dapat dikembangkan sebagai agenda pengabdian yang berkelanjutan.

“Kami tidak ingin kegiatan ini berhenti sebagai kegiatan seremonial. Ke depan, harus ada kesinambungan agar manfaat sosialnya semakin luas”, bebernya.

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 19 Agustus 2026, di Pendopo Kantor Kecamatan Pancoran Mas tersebut menegaskan peran Gerakan Pramuka sebagai institusi pendidikan non formal yang tidak hanya berorientasi pada pembentukan karakter, tetapi juga memiliki kontribusi nyata dalam memperkuat solidaritas sosial masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *